Slide 1

Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan*Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah.*Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah. *Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam.*Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (Al-Alaq:1-5)

Slide 2

Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.(Al-Mujadilah:11)

Slide 3

“Maka apakah mereka mencari agama yang lain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah berserah diri segala apa yang di langit dan di bumi, baik dengan suka maupun terpaksa dan hanya kepada Allahlah mereka dikembalikan”.(Q.S Ali Imran 83)

Slide 4

Katakanlah (wahai Muhammad) apakah sama orang-orang yang mengetahui dan orang-orang yang tidak mengetahui. Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. (QS Az Zumar: 9)

Slide 5

Dan bertakwalah kepada Allah. Allah mengajarmu dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 282)

Monday, 30 April 2012

CONTOH-CONTOH JUDUL TESIS PENDIDIKAN


Disini terdapat contoh tesis pendidikan, diantara yang berhubungan dengan Penelitian Tindakan Sekolah ataupun Penelitian Tindakan Kelas. Untuk mempermudah sudah dilakukan pengkategorian.
TESIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, TESIS PENDIDIKAN  BAHASA, TESIS BAHASA INGGRIS, TESIS PENDIDIKAN BIOLOGI, TESIS PENDIDIKAN  BK (BIMBINGAN KONSELING) , TESIS PENDIDIKAN MMF (FARMASI), TESIS PENDIDIKAN FISIKA, TESIS PENDIDIKAN IPS GEOGRAFI, TESIS PENDIDIKAN IPA, TESIS PENDIDIKAN  IPS , MANAJEMEN PENDIDIKAN, TESIS PENDIDIKAN MATEMATIKA , PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN, DLL
TESIS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Berikut ini adalah daftar judul-judul untuk Tesis Pendidikan Agama Islam. Dengan bermacam studi kasus yang diangkat dapat membantu dalam penyelesaian tugas akhir Anda. Sebagai referensi atau gambaran untuk tugas akhir Anda bila mana terdapat studi kasus yang tidak terlalu berbeda dengan studi kasus yang Anda angkat. Tesis Pendidikan Agama Islam banyak mengankat tentang kehidupan beragama seperti pengaruh Pendidikan Agama Islam terhadap perilaku sehari-hari dan studi tentang perbaikan akhlak.
  • REKONSTRUKSI KONSEP DASAR ILMU UPAYA MENGINTEGRASIKAN ILMU DALAM PENDIDIKAN ISLAM. (SUATU TELAAH EPISTIMOLOGI) (Ma.G, 2001)
  • NILAI -NILAI ISLAM DALAM TRADISI GADAI PADA MASYARAKAT BANJA KODYA BANJARMASIN. (MaG, 2001)
  • EPISTIMOLOGI HUKUM ISLAM MUHAMMAD ABDUH. (1998)
  • IMPLEMENTASI PRINSIP-PRINSIP KEPEMIMPINAN VISIONER DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. (STUDI DI MA AL-IRSYAD DEMAK JAWA TENGAH). (2007)
  • PERANAN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PROSES PEMBEBASAN MANUSIA DARI BERBAGAI PROBLEM KEHIDUPAN
  • HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PENGALAMAN IBADAH SISWA KELAS VI SD SE GUGUS 4 DINAS PENDIDIKAN KECAMATAN PANJATAN KABUPATEN KULON PROGO TAHUN AJARAN 2002/2003
  • PENILAIAN PORTOFOLIO PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KONTEKS PELAKSANAAN KELAS DI SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KECAMATAN MUNTILAN MAGELANG
  • PERANAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (PANDANGAN ISLAM TENTANG MANUSIA, SIFAT, TUJUAN PENCIPTAAN DAN PERANAN AKALNYA) , 04
  • LANDASAN ILMU PENDIDIKAN NUBUWAH
  • PARTISIPASI PONDOK PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KABUPATEN MAGELANG , 03
  • PENGARUH PENDIDIKAN AGAMA DALAM KELUARGA, SEKOLAH DAN MASYARAKAT TERHADAP PENGALAMAN NILAI-NILAI ISLAMI BAGI SISWA MTSN MODEL SAMARINDAA, 03
  • PLURALISME AGAMA, PASCA MODERNISME DAN PENDIDIKAN AGAMA DI INDONESIA (TELAAH BUKU TEKS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMU), 02
  • PENDIDIKAN NILAI-NILAI AGAMA ISLAM DALAM KELUARGA IBU BEKERJA DI KOTA SAMARINDA – 03
  • SISTEM PENDIDIKAN NILAI AGAMA DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI MADRASAH ALIYAH WAKHID HASYIM GATEN SLEMAN YK (TINJAUAN TENTANG GURU DALAM INTERAKSI EDUKATIF), 03
  • PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI UMUM (TINJAUAN KASUS PGSD IKIP NEGERI GORONGTALO), 02
  • REKONSTRUKSI KONSEP DASAR ILMU UPAYA MENGINTEGRASIKAN ILMU DALAM PENDIDIKAN ISLAM (SUATU TELAAH EPISTIMOLOGI), 01
  • EPISTIMOLOGI HUKUM ISLAM MUHAMMAD ABDUH, 98
  • NILAI-NILAI ISLAM DALAM TRADISI GADAI PADA MASYARAKAT BANJAR DI KOTAMADYA BANJARMASIN, 01
  • MODEL STRUKTURAL RELIGIUS TERHADAP AKTUALISASI PERILAKU RELIGIUS SISWA SMUN KOTA YOGYAKARTA
  • PENGARUH PRESTASI PELAJARAN AGAMA TERHADAP SIKAP KEAGAMAAN SISWA MADRASAH ALIYAH NEGERI KAB BANTUL
  • PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PENINGKATAN AKHLAK SISWA (STUDI KASUS PEMBINAAN SISWA SMP N 2 GIRIWOYO)
  • PENGGUNAAN MEDIA PENGAJARAN DALAM PELAKSANAAN PENGAJARAN FIQH DI MTsN
  • MODEL MENGATASI KEKERASAN SISWA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA (STUDI DESKRIPTIF ANALITIK DI MTsN I YK)
  • PERANAN PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENGEMBANGAN SDM ”PANDANGAN ISLAM TENTANG MANUSIA, SIFAT, TUJUAN, PENCIPTAAN DAN PERANAN AKALNYA”
  • PARTISIPASI PONDOK PESANTREN DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KAB MAGELANG
  • PENGARUH PENDIDIKAN AKHLAK MULIA TERHADAP PELAKSANAAN IBADAH SHOLAT SISWA ”STUDI KASUS DI SLTP N I DLINGO BANTUL”
  • PERUBAHAN PERILAKU KEAGAMAAN SANTRI MANULA (STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN JOMO KAUMAN PAYAMAN)
  • LANDASAN ILMU PENDIDIKAN NUBUWA (SEBUAH STUDI EKSPLORATIF DARI KITAB SUCI AL QUR’ AN)
  • METODE PENUGASAN DALAM PENGAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SLTP TAMAN SISWA BANTUL YK
  • STUDI TENTANG PENERAPAN METODE PENGAJARAN DALAM PEMBELAJARAN AL QUR’AN HADIST DI MTsN BBABDAN BARU SLEMAN
  • VISI PENDIDIKAN ETIKA LINGKUNGAN ALAM DALAM AL QUR’AN
  • PENINGKATAN PEREMPUAN DALAM PRESPEKLTIF PENDIDIKAN ISLAM
  • PERANAN PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI PROSES PEMBEBASAN MANUSIA DARI BERBAGAI PROBLEM KEHIDUPAN
  • PENDIDIKAN KESEHATAN MANUSIA MENURUT PENDEKATAN AJARAN ISLAM
  • HUBUNGAN ANTARA HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DENGAN PENGAMALAN IBADAH SISWA KELAS VI SD SEGUGUS 4 DINAS PENDIDIKAN KEC PANJATAN KULON PROGO TH AJARAN 2002/2003
  • GERAKAN KELUARGA SAKINAH (STUDI PELAKSANAAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM KELOMPOK KELUARGA SAKINAH DI KAB TEMANGGUNG)
  • REKONSTRUKSI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH ALIYAH KEAGAMAAN NEGEI SURAKARTA (PENDEKATAN TQM)
TESIS PENDIDIKAN  BAHASA
Tesis Pendidikan Bahasa atau biasa disebut linguistik mencakup sastra, Bahasa Indonesia, Bahasa Jawa serta pelajaran bahasa asing. Tema yang diangkat bisa tentang upaya peningkatan kemampuan pengucapan dalam Bahasa Inggris misalnya, peningkatan keefektifan dalam belajar bahasa asing, atau dapat berupa kajian sastra yang terkandung dalam suatu karya novel, puisi, cerita pendek dan sebagainya. Sebagai referensi Anda maka kami menyediakan daftar contoh Tesis Pendidikan Bahasa seperti tertera di bawah ini.
  • HUBUNGAN MINAT MEMBACA DAN PENGUASAAN KOSAKATA DENGAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS VI SEKOLAH DASAR NEGERI 2 BULUSULUR DI KECAMATAN WONOGIRI KABUPATEN WONOGIRI, 09
  • KAJIAN NOVEL SUPERNOVA KARYA DEWI LESTARI DAN NOVEL JENDELA-JENDELA KARYA FIRA BASUKI (Pendekatan Intertekstualitas dan Nilai Pendidikan), 09
  • HUBUNGAN PENGUASAAN KALIMAT EFEKTIF DAN PERSEPSI SISWA TERHADAP CARA MENGAJAR GURU DENGAN KEMAMPUAN MENGEMBANGKAN PARAGRAF (Survai pada Siswa Kelas XI SMK Negeri 1 Sukoharjo), 09
  • PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SDN TEGUHAN 2 KECAMATAN PARON MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009 09
  • PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION DENGAN DISKUSI DAN PREDICTION GUIDE DITINJAU DARI KREATIVITAS SISWA ( STUDI KASUS PADA POKOK MATERI DINAMIKA GERAK LURUS KELAS X SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09
  • HUBUNGAN ANTARA PENGUASAAN BAHASA FIGURATIF DAN MINAT MEMBACA CERITA PENDEK DENGAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI CERITA PENDEK (Survei pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Wonogiri), 09
  • PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS V SDN TEGUHAN 2 KECAMATAN PARON MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09
  • PENGARUH METODE MEMBACA SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, DAN REVIEW (SQ3R) TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR KELAS V DI KECAMATAN TIRTOMOYO DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR, 09
  • HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DAN PENGUASAAN STRUKTUR KALIMAT DENGAN KEMAMPUAN MENULIS EKSPOSISI (Survei di SMP Negeri Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus Tahun 2008/2009), 09
  • HUBUNGAN PENGUASAAN KOSAKATA DAN PRESTASI BELAJAR BAHASA INDONESIA DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SD KECAMATAN KENDAL KABUPATEN NGAWI TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09
  • PENGARUH MEDIA GAMBAR DAN VERBALIS TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA KELAS II SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS SUDIRMAN KECAMATAN GIRIMARTO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2009, 09
  • UPAYA MENINGKATKAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI KREATIFITAS GURU DALAM MERANCANG TUGAS-TUGAS KOMUNIKATIF DI SMU 2 WONOSARI. (BHS, 2004)
  • PERFORMANSI BERBICARA DALAM BAHASA INGGRIS MAHASISWA JURUSAN HUBUNGAN INTERNASIONAL FISIPOL UMY. (2004)
  • SUMBANGAN KOMPETENSI LINGUISTIK, LINGKUNGAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP KETRAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BAHASA INDONESIA SISWA KELAS II SLTPN II DI KABUPATEN SLEMAN. (2004)
  • KEFEKTIFAN MGMP BAHASA DAN SASTRA INDONESIA TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU BAHASA DAN SASTRA INDONESIA SMA KABUPATEN BANTUL. (2005)
  • PENINGKATAN KEMAMPUAN APRESIASI SASTRA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA MELALUI PENDEKATAN PEMBELAJARAN DAN PENGAJARAN KONTEKSTUAL PADA SISWA KELAS II AKUNTANSI SMKN 1 BANTUL. (2005)
  • MANAJEMEN PEMBELAJARAN KONTEKTUAL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN SISWA SMP DALAM MENGAPRESIASI SASTRA. (2005)
  • KEEFEKTIFAN MANAJEMEN PEMBELAJARAN APRESISASI SASTA MELALUI PENDEKATAN TERPADU SI SDN 2 KALIREJO KEBUMEN. SEBUAH PENELITIAN TINDAKAN KELAS. (2004)
  • KESEPADANAN MAKNA TERJEMAHAN DARI FRASE NOMINA BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA PARA PENERJEMAH DI KOTA YOGYAKARTA. (2003)
  • KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI SMP I KRETEK KABUPATEN BANTUL, 06
  • UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS DALAM BAHASA INGGRIS DENGAN MENGGUNAKAN MATERI YANG BERORIENTASI PADA TEKS DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI BANTUL 2 PENELITIAN TINDAKAN KELAS, 05
  • KEMAMPUAN MEMAHAMI UNSUR SERAPAN BAHASA ASING SISWA KELAS II SMUN DI KAB. KULON PROGO DIY, 99
  • PENGETAHUAN DASAR, KEMAMPUAN KEBAHASAAN DAN KOMPENTENSI MEMBACA DAN MENULIS BAHASA ARAB PADA SISWA MTSN SALATIGA, 00
  • UPAYA PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR BAHASA JAWA MELALUI KREATIVITAS GURU DALAM PEMBELAJARAN DENGAN PENDEKATAN INTELEKTUAL, 05
  • UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MENULIS WACANA EKSPOSISI DAN ARGUMENTASI SISWA KELAS II SLTPN I PLERET DENGAN METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL – 05
  • HUBUNGAN INTENSITAS MENDENGARKAN CERAMAH, PEMAHAMAN BUKU, TEKS, DAN PARTISIPASI BERORGANISASI DENGAN KETRAMPILAN BERPIDATO DALAM BAHASA INDONESIA PADA SISWA MAN YOGYAKARTA
  • RANCANGAN INSTRUMEN PENELITIAN UNTUK VARIABEL TERIKAT (Y): KETRAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN
  • A STUDY OF THE RELATION BETWEEN HABIT AND AGE TOWARD ASPIRATION MASTERY AMONG ENGLISH LEARNERS OF SENIOR HIGH SCHOOL AND PGSD STUDENTS, 08
  • THE CONTRIBUTION OF PLOT, SETTING AND MAIN CHARACTERS TOWARD THE THEME SEEN IN STEINBECK’S THE PEARL , 07
  • TRANSKRIPSI FONETIS BAHASA JAWA KABUPATEN BANJARNEGARA DAN WONOSOBO/1995
  • WARNA DAERAH DALAM TRILOGI RONGGENG DUKUH PARUK KARYA AHMAD TOHARI
  • KAKAWIN SUMANASANTAKA PUPUH LXIII – CX STUDI TENTANG METRUM DAN MAKNA SWAYAMBARA , 96
TESIS BAHASA INGGRIS
Bahasa Inggris tergolong sebagai bahasa yang paling diminati oleh masyarakat di dunia, hampir setiap sekolah maupun universitas di dunia menerapkan bahasa inggris dalam kurikulum pendidikan. Banyak orang yang beranggapan bahwa bahasa inggris menjadi suatu standar bahasa di dunia. Di Indonesia banyak mahasiswa yang berminat untuk mempelajari bahasa inggris demi menunjang kariernya dalam dunia kerja. Berikut kami berikan contoh-contoh tesis bahasa inggris sebagai referensi bagi mahasiswa dalam penyusunan tesis bahasa inggris.
  • IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION THROUGH ROLE PLAY (An Action Research at the Eighth Grade of SMPN 16 Surakarta 2008/2009), 09
  • PENGARUH PENDEKATAN QUANTUM LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP PRESTASI BELAJAR DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009 ( Sebuah Penelitian SMP Negeri di Kecamatan Ngrambe), 09
  • PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGAPRESIASI PUISI KONTEMPORER MELALUI PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) PADA SISWA KELAS XII ILMU SOSIAL-4 SMA BATIK 1 SURAKARTA, 09
  • USING TACTILE AND KINESTHETIC RESOURCES TO IMPROVE STUDENTS’ SPELLING ABILITY AND PRONUNCIATION AWARENESS (AN ACTION RESEARCH AT THE FIFTH GRADE OF SD NEGERI POJOK 02 TAWANGSARI IN 2008/2009), 09
  • IMPROVING THE STUDENTS’ VOCABULARY MASTERY THROUGH INQUIRY-BASED TEACHING ( A Classroom Action Research in the Fifth Grade Students of SDIT Az Zahra Sragen Academic Year 2008/2009), 09
  • A STUDY ON TEACHING-LEARNING ACTIVITIES AT A DESIGNATED INTERNATIONAL STANDARD SCHOOL ( A Descriptive Qualitative Study at a Designated International Standard School, SMP Negeri I Sukoharjo in the 2008/2009 Academic Year), 09
  • PENGARUH PENDEKATAN KONSEP DAN KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR BAHASA INGGRIS DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI KECAMATAN TIRTOMOYO TAHUN PELAJARAN 2008/2009 (Eksperimen Pada Siswa Kelas VIII di SMP Negeri di Kecamatan Tirtomoyo), 09
  • THE IMPLEMENTATION OF GENRE-BASED APPROACH IN THE TEACHING OF ENGLISH AT SMA N 1 KARANGANYAR AND ITS EFFECTS IN PROMOTING STUDENTS’ CRITICAL THINKING (A Naturalistic Study at SMA Negeri 1 Karanganyar in 2009), 09
  • IMPROVING THE STUDENTS’ ABILITY IN UNDERSTANDING TEXT USING SMALL GROUP DISCUSSION ( A Classroom Action Research at the Third Grade Students of SMA Negeri 2 Pare Kediri in 2008-2009 Academic Year), 09
  • PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DAN EKSPOSITORI TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI MOTIVASI SISWA (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA SMA NEGERI KECAMATAN WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09
  • MODEL PEMBELAJARAN CTL (CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA ANIMASI DAN MODUL DITINJAU DARI KEMAMPUAN AWAL SISWA (STUDI KASUS MATERI POKOK ASAM DAN BASA PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 BARAT MAGETAN TAHUN PELAJARAN 2008/2009), 09
TESIS PENDIDIKAN BIOLOGI
Seperti yang telah kita ketahui bahwa ilmu alam sangatlah luas cakupannya. Salah satunya adalah ilmu biologi. Ilmu biologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang segala hal yang berhubungan dengan makhluk hidup dan kehidupan. Seperti manusia, hewan, tumbuhan, lingkungan, anatomi makhluk hidup, semua itu termasuk dalam biologi. Berikut kami sajikan contoh judul-judul Tesis Biologi yang dapat Anda gunakan sebagai acuan atau gambaran dalam penyelesaian tugas akhir atau karya ilmiah.
  • PEMBELAJARAN BIOLOGI DENGAN GROUP INVESTIGATION MELALUI HANDS ON ACTIVITIES DAN ELEARNING DITINJAU DARI KREATIVITAS DAN GAYA BELAJAR SISWA (Studi Kasus Pada Siswa Kelas X SMA Taruna Nusantara Kabupaten Magelang T.P 2008/2009 Materi Ekosistem), 09
  • HUBUNGAN KEKRABATAN TUJUH JENIS BURUNG MERPATI FAMILIA COLUMBIDAE BERDASARKAN POLIMORFISME PROTEIN DARAH. (1998)
  • PENGARUH INFUS BATANG TABAT BAITO TEHADAP KADAR PROGESTERON DAN KAPASITAS REPRODUKSI MENCIT. (2005)
TESIS PENDIDIKAN  BK (BIMBINGAN KONSELING) 
Layanan bimbingan konseling selalu terdapat di setiap sekolah. Bimbingan konseling mempunyai banyak fungsi diantaranya membantu siswa dalam memecahkan masalah, mencegah siswa dari masalah serta membantu siswa dalam mengembangkan potensi diri yang dimilikinya. Jika bimbingan sekolah tersebut berfungsi dengan baik maka sekolah tersebut akan menjadi lebih baik dalam penanganan permasalahan siswanya. Berikut adalah daftar contoh judul tentang Tesis Bimbingan Konseling.
  • ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KOTA MATARAM, 04
  • PENGEMBANGAN MODEL PENDIDIKAN BERBASIS KOMPETENSI DI PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT LAMONGAN, 05
  • HUBUNGAN ANTARA KESEHATAN MENTAL DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN KEDISIPLINAN SISWA KELAS XI SMA NEGERI DI KECAMATAN PURBALINGGA KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN PELAJARAN 2008/2009, 09
  • PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LCD PROJECTOR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH LANDASAN KEPENDIDIKAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MAHASISWA (Studi Eksperimental pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009), 09
  • PENGARUH MODEL PAKEM TERHADAP PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA SD NEGERI DI KECAMATAN WONOGIRI TAHUN AJARAN 2008/2009 (Studi Eksperimen pada kelas V SDN di Kecamatan Wonogiri), 09
  • HUBUNGAN ANTARA SIKAP INOVATIF DAN KEDISIPLINAN DENGAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR NEGERI GUGUS RONGGOWARSITO KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2008,09
  • PELAKSANAAN PEMBELAJARAN QUANTUM DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN, 09
  • PENYELENGGARAAN KELAS UNGGULAN DI SMA NEGERI 2 NGAWI
  • PELAKSANAAN PEMBELAJARAN QUANTUM DI SEKOLAH DASAR MUHAMMADIYAH 1 MAGETAN 09
  • PERAN BURSA KERJA KHUSUS DALAM UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI SISWA DI SMK NEGERI 1 NGAWI (STUDI NATURALISTIK), 09
  • PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN LCD PROJECTOR TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH LANDASAN KEPENDIDIKAN DITINJAU DARI MINAT BELAJAR MAHASISWA (Studi Eksperimental pada Mahasiswa Semester I STKIP PGRI Ngawi Tahun Akademik 2008/2009), 09
  • HUBUNGAN ANTARA KEDISIPLINAN DAN PELATIHAN DENGAN KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI 09
  • HUBUNGAN ANTARA DISIPLIN KERJA, MOTIVASI KERJA, DAN PERSEPSI GURU TENTANG GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SLB DI KABUPATEN DAN KOTA MADIUN, 09
  • PELAKSANAAN PEMBELAJARAN DI MADRASAH TSANAWIYAH DARUL ULUM KECAMATAN KENDAL, KABUPATEN NGAWI, JAWA TIMUR 08
  • HUBUNGAN KEEFEKTIFAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP PROFESIONALITAS GURU PADA SEKOLAH DASAR NEGERI DI KECAMATAN NGADIROJO KABUPATEN WONOGIRI,09
  • ANALISIS KEBUTUHAN PENDIDIKAN MULTIKULTURAL BERBASIS KOMPETENSI PADA SISWA SEKOLAH LANJUTAN TINGKAT PERTAMA (SLTP) DI KOTA MATARAM, 04
  • ANALISIS KEPEMIMPINAN ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN ANAK DI LINGKUNGAN ANAK DIDIK SD MEGALUH I JOMBANG
  • ANALISIS KESIAPAN FUNGSI DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KABUPATEN BLORA DALAM UPAYA PENUNTASAN WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR SEMBILAN TAHUN
  • PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI BERPRESTASI DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN GURU SEKOLAH DASAR (STUDI KASUS DI KECAMATAN SLEMAN, KABUPATEN SLEMAN, PROPISI DIY), 05
  • PROP_PENGARUH KEPEMIMPINAN PENDIDIKAN DALAM UPAYA PENANGGULANGAN KENAKALAN REMAJA PADA MTs NEGERI CAWAS, 03
  • PENGARUH PELAKSANAAN SUPERVISI TERHADAP KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH UMUM DI KABUPATEN BANTUL, 03
  • PERILAKU KRISTIANI PEMIMPIN KRISTEN DI RUMAH SAKIT PANTI RAHAYU PURWODADI (Dalam Pengendalian Keuangan), 05
  • PENGARUH BIMBINGAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 8 YOGYAKARTA
  • PERAN KEPALA SEKOLAH, GURU, DAN DUNIA USAHA DALAM MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI KERAWANG, 02
  • FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KEPALA SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL,04
  • EFEKTIVITAS BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM PENANGGULANGAN KASUS KENAKALAN DAN KESULITAN BELAJAR SISWA MAN II METRO KOTA METRO. (2009)



HUKUM MEMPERCAYAI RAMALAN BINTANG

DR. Husamuddin bin Musa ‘Afanah—Ustadz bidang studi Fiqih dan Ushul Fiqih di Universitas al Quds, Palestina—mengatakan :
Yang pertama mesti diingat bahwa ilmu perbintangan sudah dikenal sejak dahulu dan orang-orang Arab dahulu biasa menentukan waktu berdasarkan kemunculan bintang karena mereka tidak mengenal perhitungan sehingga mereka menghafal waktu-waktu didalam setahun berdasarkan bintang-bintang yang ingin tenggelam.
Para ulama syariah membagi ilmu perbintangan ini menjadi dua bagian :

1. Ilmu perbintangan untuk perhitungan, yaitu menentukan awal bulan-bulan dengan menghitung perjalanan bintang. Berdasarkan perhitungan seperti ini maka mereka bisa mengetahui waktu-waktu, zaman-zaman, musim, arah kiblat dan sebagainya. Ilmu perbintangan seperti ini merupakan salah satu cabang dari ilmu falak. Dan seringkali kebanyakan orang menamakan ilmu falak dengan ilmu perbintangan meski di sana terdapat perbedaan yang jauh antara orang-orang ahli perbintangan dengan orang-orang ahli falak dan antara ilmu perbintangan dengan ilmu falak.
Ahli nujum adalah orang yang menganggap bahwa dirinya mengetahui nasib manusia, masa depan mereka, akhir kehidupan mereka berdasarkan posisi bintang-bintang ketika muncul. Orang itu melihat kepada bintang-bintang dan menghitung waktu terbit dan tenggelamnya dan perjalanannya lalu dari situ dia memperkirakan keadaan manusia maupun alam ini. Praktek ilmu perbintangan seperti ini kemudian dikenal dengan astrologi.

Astrologi adalah praktek menggabungkan antara posisi bintang-bintang serta pergerakannya dengan prilaku, perbuatan, akhir manusia dan si ahli nujum dengan bintang-bintang itu mengumumkan bahwa bintang-bintang tersebut memberikan pengaruh kepada suatu kehidupan maupun kematian manusia. Terhadap hal ini banyak para ulama atau ilmuwan termasuk para ahli ilmu falak dan fuqaha menentang praktek astrologi dan ramalan-ramalan seperti ini…” (Ceramah dengan judul “Ilmu Falak dan Penentuan Awal Bulan Qomariyah”, DR. Yusuf Marwah.
As Syeikh Ibnu Ruslan mengatakan,”Adapun ilmu perbintangan yang digunakan untuk mengetahui waktu pergeseran arah kiblat, berapa yang lenyap dan berapa yang tersisa maka tidaklah termasuk yang dilarang.” (Nailul Author juz VII hal 206)

2. Mengaitkan berbagai kejadian di bumi dengan keadaan benda-benda angkasa serta menganggap bahwa susunan benda-benda angkasa mempunyai pengaruh terhadap berbagai kejadian yang terjadi di bumi, inilah yang dimaksud dengan astrologi.
Astrologi diharamkan dan dilarang oleh syariat karena sesungguhnya para astrolog ini menganggap adanya hubungan antara kejadian-kejadian yang terjadi pada manusia dengan pergerakan bintang-bintang dan menganggap bahwa ia memiliki pengaruh terhadap kejadian-kejadian itu.
Para ulama islam telah bersepakat tentang pengharaman ilmu nujum (astrologi) dalam makna yang seperti ini. Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata,”Perbuatan astrologi yang mengandung hukum-hukum, pengaruh-pengaruh yaitu menggunakan keadaan benda-benda langit serta memadukan antara kekuatan benda-benda langit dan kejadian-kejadian di bumi adalah perbuatan yang diharamkan berdasarkan al Qur’an, sunnah maupun ijma umat bahkan ia diharamkan pula melalui lisan para rasul di setiap agama.”

Asy Syeikh Ibnu Ruslan didalam “Syarh as Sunan” mengatakan,”Yang dilarang adalah apa yang dianggap oleh para astrolog bahwa mereka mengetahui berbagai kejadian yang belum terjadi dan yang akan terjadi di masa yang akan datang serta mengira bahwa mereka dapat mengetahui itu semua melalui perjalanan bintang-bintang di tempat edarnya, penyatuan maupun perpisahan diantara bintang-bintang padahal itu merupakan monopoli Allah dengan ilmu-Nya.” (Nailul Author juz VII hal 206)

Asy Syeikh Ibnu Utsaimin mengatakan,”Astrologi termasuk jenis sihir dan perdukunan yang diharamkan karena dibangun diatas khayalan yang tidak realistis. Maka tidaklah ada hubungan antara kejadian-kejadian di bumi dengan apa yang terjadi di langit. Dan keyakinan orang-orang jahiliyah adalah bahwa matahari dan bulan tidaklah bersatu (gerhana) kecuali karena adanya kematian seseorang.

Pernah terjadi gerhana matahari di masa Nabi saw di hari kematian putranya, Ibrahim, dan orang-orang saat itu mengatakan,”Gerhana mataha ini terjadi karena kematian Ibrahim.” Maka Nabi saw pun berkhutbah saat shalat gerhana dan bersabda,”Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda dari tanda-tanda kebesaran Allah swt, dan tidaklah terjadi gerhana dikarenakan kematian atau kehidupan seseorang.”
Artinya Nabi saw membantah keterkaitan berbagai kejadian di bumi dengan keadaan benda-benda langit sebagaimana bahwa lmu nujum dengan makna seperti ini (astrologi) adalah bagian dari sihir dan perdukunan. Ia juga menjadi sebab terhadap berbagai khayalan dan kebimbangan jiwa yang tidak realistis dan tidak memiliki dasar dan menjatuhkan manusia kedalam berbagai khayalan, pesimistis serta kebimbangan yang tiada berujung.” (Fatawa al Aqidah hal 336)

Dalil-dalil diharamkannya astrologi ini demikian banyak diantaranya :
1. Dari Ibnu Abbas, ia berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mempelajari sebagian dari ilmu nujum, maka sesungguhnya ia telah mempelajari cabang dari ilmu sihir, semakin bertambah (ilmunya) semakin bertambah pula (dosanya), semakin bertambah (ilmunya) semakin bertambah pula (dosanya)." (HR. Ahmad, Abu Daud dan Ibnu Majah. Hadits ini dishahihkan oleh al Albani)
Asy Syaukani mengatakan bahwa makna “semakin bertambah dan semakin bertambah” adalah bertambah ilmu nujum sebagaimana bertambah sihirnya maksudnya adalah apabila bertambah ilmu nujumnya maka seakan-akan bertambah pula sihirnya. Telah diketahui bahwa pada dasarnya ilmu sihir adalah haram dan menambah ilmu sihir ini lebih haram lagi sebagaimana menambah ilmu nujum.” (Nailul Author juz VII hal 207)
2. Didalam riwayat lain dari Ibnu Abbas bahwa Nabi saw bersabda,”Barangsiapa mempelajari satu bab dari ilmu nujum untuk hal-hal yang tidak disebutkan Allah swt maka ia telah mempelajari satu cabang dari sihir. Ahli nujum adalah dukun dan dukun adalah penyihir dan penyihir adalah kafir.” (HR. Rozin didalam musnadnya. Lihat Misykaat al Mashobiih juz II hal 1296)
3. Dari Abi Mihjan bahwa Nabi saw bersabda,”Yang aku khawatirkan dari umatku sepeninggalku adalah tiga : kesewenang-wenangan umatku, mengimani (meyakini) ilmu nujum dan mendustakan takdir.” (HR. Ibnu Asyakir dan Ibnu Abdil Barr di kitab “Jami’ Bayan al Ilmi” dan dishahihkan oleh al Albani didalam “Shahih al Jami’” juz I hal 103)
4. Dari Abu Hurairoh dari Nabi saw bersabda,”Barangsiapa yang mendatangi seorang peramal lalu dia bertanya kepadanya tentang sesuatu maka tidak diterima shalat darinya selama 40 hari.”

5. Dari Abu Hurairoh berkata bahwa Rasulullah saw bersabda,”Barangsiapa mendatangi seorang peramal atau dukun lalu dia membenarkan perkataannya maka sungguh dia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad.” (HR. Ashabus Sunan. Hadits ini shahih sebagaimana dikatakan al Albani didalam “Shahih at Targhib wa at Tarhib” juz III hal 172) Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah mengatakan,”Peramal mencakup dukun, ahli nujum dan sejenisnya termasuk orang-orang yang menganggap dirinya mengetahui perkara-perkara dengan cara-cara demikian.” (Majmu al Fatawa juz XXXV hal 173)

Memperhatikan dua hadits terakhir diatas bahwa sebatas mendatangi seorang dukun dan bertanya sesuatu kepadanya sudah menjadikan seorang muslim mendapatkan sangsi dengan tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. Dan apabila dia membenarkan perkataannya maka dirinya telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad. Hal itu dikarenakan apa yang diturunkan kepada Muhammad adalah firman Allah swt :
قُل لَّا يَعْلَمُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ الْغَيْبَ إِلَّا اللَّهُ وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ

Artinya : “Katakanlah: "tidak ada seorangpun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara yang ghaib, kecuali Allah", dan mereka tidak mengetahui bila mereka akan dibangkitkan.” (QS. An Naml : 65)
عَالِمُ الْغَيْبِ فَلَا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَدًا ﴿٢٦﴾
إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِن رَّسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَدًا ﴿٢٧﴾

Artinya : “(dia adalah Tuhan) yang mengetahui yang ghaib, Maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada Rasul yang diridhai-Nya, Maka Sesungguhnya Dia Mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya.” (QS. Al Jin : 26 – 27)
Dan dari Anas bahwa Nabi saw bersabda,”Yang aku khawatirkan dari umatku sepeninggalku adalah dua hal : mendustakan takdir dan membenarkan (ilmu) nujum.” (HR. Abu Ya’la, Ibnu Adi dan al Khatib. Hadits ini dishahihkan oleh al Albani) –(www.islamonline.net)

Ringkasnya bahwa ilmu ramalan dengan menggunakan bintang untuk mengetahui nasib seseorang, seperti : jodoh, rezeki, kehidupan atau kematiannya termasuk bentuk kemusyrikan yang dilarang agama.
Dan dilarang pula bagi seorang muslim yang telah bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah mendatangi peramal yang menggunakan perbintangan ini dan jika dirinya tidak mempercayai perkataannya maka shalatnya selama empat puluh hari tidaklah diterima Allah dan jika dia membenakannya maka dirinya telah dianggap kufur terhadap al Qur’an yang telah diturunkan Allah swt kepada Rasulul-Nya Muhammad saw.
Wallahu A’lam

Sumber : http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/percaya-ramalan-bintang-astrology.htm

Kyai Said Aqil Siraj : Hidayat itu Sahabat Saya dan NU akan Mendoakan Beliau

Jakarta – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menerima Pasangan Cagub dan Wagub Hidayat Nur Wahid dan Didik J. Rachbini di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya No. 164, Jakarta Pusat, Kamis (26/04/2012).
Seperti dilansir Tribunnews, pada kesempatan tersebut Ketua PBNU KH Said Aqil Siraj mendo’akan pasangan Hidayat – Didik yang datang dengan mengenakan Batik Beresin Jakarta.
“NU hanya bisa mendoakan, Semoga menjadi pemimpin yang diridhai Allah yang memang betul-betul (mengabdi) demi masyarakat Jakarta,” ujar Said kepada wartawan di ruangannya lantai 3, Kantor PBNU.
Menurut Kyai Said, dirinya mengenal Hidayat sebagai sahabat saat menuntut ilmu di Saudi Arabia. Saat itu, Kyai Said mengenyam pendidikan doktornya di Universitas Ummul Quro, Mekkah, sedangkan Hidayat mengambil doktor di salah satu universitas di Madinah.
“Pak Hidayat itu sahabat saya waktu di Mekkah, dan Madinah. Dia lulus 92, saya lulus 93. Walhasil kita sama-sama dari Saudi Arabia. Sebagai sahabat, beliau ingin silaturahim menyambung dengan saya yang kebetulan saya sebagai ketua PBNU,” ungkap Kyai Said.
Kyai Said dan Hidayat sempat melempar guyon ala pesantren. Didik yang juga duduk di sebelah Hidayat tak mau kalah meningkahi anekdot yang disampaikan Kyai Said. Suasana akrab terlihat di antara pengurus PBNU dan rombongan Hidayat Nur Wahid.
Tak lama, pertemuan dilakukan tertutup. Kyai Said mengaku, obrolan tadi hanya membicarakan ide-ide Hidayat bagaimana mencari terobosan untuk Jakarta lebih baik, terutama masalah macet, kriminal, korupsi, pendidikan, kesehatan, dan perdamaian antarumat beragama. (SJ/Foto: Khairuddin Safri)

Friday, 17 February 2012

MELURUSKAN PEMAHAMAN TENTANG SAHABAT NABI DALAM PERANG JAMAL DAN SIFFIN


Artikel studi analisis tentang Perang Jamal dan Siffin

Sudah cukup lama saya ingin mengetahui fakta sejarah pasca kenabian Muhammad Saw. Selama ini saya merasakan bahwa pendidikan sejarah islam diajarkan secara sepotong-sepotong dan tidak sistematis, bahkan saya jadi tambah bingung Terutama pasca kerasulan. Dimulai dari kekhilafahan Abu bakar  Assiddiq hingga terjadinya fitnah terbunuhnya Ustaman bin affan,  yang kemudian meletus perang antar saudara muslim hingga zaman dinasti.
Rasa ingin tahu saya semakin tinggi seselah mendengar salah satu ungkapan aktifis dakwah dan beberapa alumni perguruan negeri islam tentang sosok Ummul Mukminin Aisyah ra dan Mu’awiyah. Ternyata banyak kesalah fahaman sikap terhadap beliau. Banyak buku-buku sejarah islam yang menampilkan wajah yang menyeramkan terkait dengan terjadinya fitnah perang jamal (onta) dan perang siffin.
Adanya realita sejarah perang Jamal (perang unta) dan perang Shiffin, tidak bisa dipungkiri. Namun yang tidak benar adalah analisanya yang ternyata versi musuh Islam. Sayangnya, sejarah yang kita baca, bahkan yang diajarkan di mata kuliah peradaban Islam di berbagai Universitas Islam di negeri ini, justru versi musuh-musuh Islam itu.
Akibatnya, sejarah Islam yang dibanggakan itu tampil dengan wajah menyeramkan, pertumpahan  darah, sadis dan menjijikkan. Terutama wajah para shahabat nabi SAW, yang muncul tidak ubahnya seperti srigala liar kehausan darah karena ambisi kekuasaan. Padahal Al-Quran telah menyebut mereka para shahabat sebagai orang-orang yang diredhai.
Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. (QS At-Taubah: 100).
Analisa sejarah yang kita punya tidak pernah lepas dari apa yang ditulis oleh musuh Islam. Dan kesimpulan versi mereka, bahwa rusak dan pecahnya umat Islam ini berasal dari generasi shahabat. Karena ini sangat berbahaya sekali. Kalau kita pakai logikanya,seandainya generasi yang paling baik dari umat ini sudah dianggap menyeleweng, bagaimana dengan generasi berikutnya?
Padahal generasi para shahabat itu adalah generasi binaan Rasulullah SAW langsung, dengan keringat, airmata dan darah beliau. Bahkan Rasulullah SAW telah ridha atas mereka dan mereka ikut bersama dakwah Rasulullah bukan sebulan atau dua bulan, tapi banyak dari mereka yang sejak masa awal turunnya wahyu dibina langsung oleh manusia paling mulia di dunia ini.
Yang kita baca sebenarnya bukan sejarah, melainkan opini orang kafir. Dan opini itu ibarat pisau belati  bermata dua. Di satu sisi seolah menawarkan studi kritik sejarah yang seolah ilmiyah dan histioris, namun di belakangnya ada mata khanjar yang tajam itu siap menghujam aqidah dan fikrah umat Islam.
Sayangnya, `studi historis' seperti inilah yang justru dilakukan oleh sebagian kalangan yang akrab dengan dunia kampus, sebagiannya bahkan menyandang gelar akademis yang lumayan, sebagian bahkan menyebut diri sebagai 'mujaddid'. Sayangnya lagi, di balik analisa itu ada sebuah cacian yang mereka bungkus dengan ungkapan 'kritik historis'atau 'kritik ilimyah'.
Misalnya kasus tahkim (arbitrase), kasus ini paling sering diangkat untuk menjatuhkan dan mencaci maki sebagian shahabat serta untuk mendiskreditkan mereka. Sayangnya, hampir semua kritik sejarah ini mengacu hanya sampai analisa para orientalis yang penuh dengan bumbu prasangka buruk.
Sedangkan sumber sejarah Islam yang paling asli dan merupakan sebuah report yang paling valid dan dipercaya, hampir-hampir tidak pernah disentuh. Jadi analisa itu tidak lebih hanya nukilan dari nukilannya nukilan nukilan. Mereka yang mengangkat diri sebagai kritikus sejarah itu, justru sama sekali belum pernah membaca literatur asli dari peristiwa di masa shahabat itu. Bahkan menyentuhnya pun belum pernah.

Meluruska persepsi terjadinya perang jamal (perang onta)
Berawal dari terjadinya fitnah pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan ra., Abdulah bin Saba’ dan kaumnya mendatangi Ali bin Abi Thalib ra. dan kemudian memprovokasinya untuk menggantikan Utsman bin Affan ra.  Namun Ali bin Abi Thalib ra. menolak provokasi tersebut bahkan kemudian membunuh sebagian pengikut Abdullah bin Saba’ namun Abdullah bin Saba’ sendiri berhasil melarikan ke Mesir.

Ketika berada di Mesir dia bertemu dengan beberapa kaum munafiquun untuk merencanakan suatu makar yang hebat.  Kemudian dengan pengaruhnya, Abdullah bin Saba’ berhasil membuat opini tentang keburukan pemerintahan Utsman bin Affan ra di Madinah. sehingga beberapa orang kaum muslimin terpengaruh oleh cerita yang disebarkan oleh Abdullah bin Saba’ tersebut.

Setelah dirasakan banyak kaum muslimin yang terpengaruh olehnya maka Abdullah bin Saba’ berangkat ke madinah beserta rombongannya menuju Madinah.  Sesampainya Madinah Abdullah bin Saba’ dan rombongannya membuat fitnah yang besar terhadap Khalifah Utsman bin Affan.

Saking hebatnya fitnah itu karena juga disebarkan oleh rombongan Abdullah bin Saba’ yang besar jumlahnya maka sebagian sahabat radhiyallahu ‘anhum terpengaruh oleh ucapan kaum munafiquun tersebut sampai – sampai putra Khalifah pertama yaitu Abdurrahman bin Abu Bakar Ash Shiddiq mendatangi Khalifah Utsman bin Affan ra. dengan marah dan menarik jenggotnya.

Dan pada puncaknya kaum munafiquun dan sebagian kaum muslimin yang baik yang terprovokasi oleh ucapan Abdullah bin Saba’ dan pengikutnya mengepung rumah Utsman bin Affan ra. kemudian membunuhnya.

Setelah meninggalnya Utsman bin Affan ra. maka kaum munafiquun dan sebagian sahabat serta kaum muslimin yang lain membai’at Ali bin Abi Thalib ra. sebagai Khalifah berikut.  Kemudian munculah fitnah yang menyebabkan sahabat terpecah belah yaitu tentang hukuman bagi para pembunuh Utsman bin Affan ra.

Sahabat radhiyallahu’anhum terpecah menjadi 2 kubu yaitu kubu Ali bin Abi Thalib ra. dan kubu ‘Aisyah ra., Mu’awiyyah ra., Thalhah ra., Zubair ra dan lainnya. Kubu ‘Aisyah ra dan sahabat lainnya menuntut disegerakannya hukuman qishas bagi pembunuh Utsman bin Affan ra.  Namun Khalifah Ali bin Abi Thalib ra. menundanya karena 2 ijtihad, pertama negara dalam keadaan kacau sehingga perlu ditertibkan dahulu dan yang kedua pembunuh Utsman bin Affan ra. sebagian adalah munafiquun dan sebagian lagi kaum muslimin yang baik yang termakan provokasi, maka Ali bin Abi Thalib ra. membutuhkan kepastiannya.

Namun ‘Aisyiah ra., Thalhah ra., Zubair ra., dan sahabat nabi yang lain tetap pada ijtihadnya yaitu menuntut Ali bin Abi Thalib ra untuk menyegerakan hukuman qishas terhadap para pembunuh Utsman bin Affan ra.

Akhirnya setelah masing – masing sahabat Nabi tersebut membawa pasukan dan siap untuk berperang, lalu kemudian Ali bin Abi Thalib ra. sepakat dengan pihak ‘Aisyah ra. dan menyetujui untuk menyegerakan hukuman qishas terhadap para pembunuh Utsman bin Affan ra.  Rupanya kesepakatan Ali dengan kubu ‘Aisyah ra. membuat gerah kaum munafiquun yang dipimpin oleh Abdullah bi Saba’

Pada malam harinya (Perang Jamal berlangsung pada malam hari) kaum munafiquun menyusup ke barisan sahabat Thalhah ra. dan Zubair ra. dan melakukan penyerangan mendadak.  Karena merasa diserang maka kubu Thalhah ra. dan Zubair ra. balas menyerang ke pasukan Ali bin Abi Thalib ra dan perang besar pun tak terhindarkan.  Perang ini disebut Perang Jamal dan berakhir dengan kemenangan Ali bin Abi Thalib ra. dan meninggalnya 2 orang sahabat yang dijamin masuk surga yaitu Thalhah ra. dan Zubair ra.

Sahabat Mu’awiyyah ra. yang pada waktu itu masih menjadi Gubernur di Damaskus menggerakan pasukannya menuju Madinah dengan tuntutan yang sama yaitu menyegerakan mengqishas pembunuh Utsman bin Affan ra. 

Karena keadaan yang semakin kacau Ali bin Abi Thalib ra. tidak dapat memenuhi tuntutan tersebut lalu terjadilah perang yang berikutnya yang dikenal dengan nama Perang Shiffin yang berakhir dengan gencatan senjata meskipun pada waktu itu Ali bin Abi Thalib ra. hampir memenangkan pertempuran tersebut.  Lalu Mu’awiyyah ra. kembali ke Damaskus dan tetap menolak membaiat Ali bin Abi Thalib ra. sebagai Khalifah (Lalu sebagian kaum muslimin membai’at Muawiyyah ra. sebagai Amirul Mukminin)

Dan pada itu negara Islam terbagi 2 yaitu Ali bin Abi Thalib ra di Madinah dan Mua’wiyyah ra. di Damaskus.  Pada kondisi tersebut ada sebagian kecil kaum muslimin yang tidak puas kepada keduanya, dan kaum muslimin yang tidak puas kepada Ali ra. dan Mu’awiyyah ra. mereka membentuk firqah baru (inilah firqah pertama dalam Islam, disusul Syiah, Mu’tazilah, Murji’ah, Jahmiyyah, Qadariyyah, Jabariyyah dan lain sebagainya) yang disebut sebagai Khawarij dan mereka mengkafirkan kedua sahabat nabi tersebut.

Lalu kaum Khawarij mengutus pembunuh kepada keduanya, namun qadarullah hanya Ali bin Abi Thalib ra yang terbunuh, sedangkan percobaan pembunuhan terhadap Muawiyyah ra. dapat digagalkan.

Anjuran:
Sebaiknya kita tidak menelan mentah-mentah pendapat penulis sejarah yang tidak diketahui ketshiqahannya contohnya “Faraq fauda” seorang ilmuan orientalis libral yg meng hujat sahabat dalam bukunya al-Haqiqah al-Ghaybah; yang diterjaemahkan kedalam bahasa Indonesia menjadi “ kebenaran yang hilang” disingkat menjadi (KYH)

Dan Sebaiknya kita tabayun terhadap buku-buku sejarah yang mendiskreditkan Islam…..dan mengimbangi dengn membaca literatur2 yang terbukti ketsubutannya…akan lebih tercerahkan ketika kita membaca buku-buku dibawah ini:
1.    Kibab Al-‘awaasim wal qawaasim ditulis oleh: Al-qadhi Abu bakr ibnul ‘arabi.
2.     Tarikhur Rusul wal Muluk karya imam  At-Thabari
3.    Tahqiq Mawaqifus Shahabah Fil Fitnah karya Prof. Dr. Muhammad Amhazun.
Versi terjemah oleh Dr. Daud Rasyid MA dengan judul Fitnah Kubro (belum punya bukunya, sudah cari-cari di toko buku ternyata sudah tidak dicetak lagi. Kalo ada yg punya pinjem yah…buat di foto kopi…hehe…:)


SEMOGA MANFAAT


Tuesday, 31 January 2012

NILAI HASIL UJIAN MA'HAD ARIF RAHMAN HAKIM UI SALEMBA

 

كشف النتائج
معهد عارف الرحمن الحكميم بالجامعة الإندونيسية سالمبا جاكرتا
الرقم
الأسماء
فهم المسموع
فهم المقروء
القواعد
النحوية
 الإملاء
والمفردات
المجموع
التقدير
1
Abdullah
20
18
28
29
95
ممتاز  م
2
Agus Nurdin Rasyad
18
20
28
30
96
ممتاز  م
3
Agus Priyanto
18
18
15
15
66
مقبول
4
Ahmad Hidayat
17
18
20
27
82
جيد جدا
5
Hari Pemil
18
20
18
30
86
جيد جدا  م
6
Kholid
19
20
27
29
95
ممتاز  م
7
Rofe'i
20
20
25
25
90
ممتاز
8
Rahdi Dewin. M
19
16
28
29
92
ممتاز
9
Sarmita
12
18
18
18
66
مقبول
10
Suharman
18
18
24
22
82
جيد جدا
11
Wage Wahyudi
18
18
20
20
76
جيد جدا  م




1
Dian maryami
17
18
28
19
82
جيد جدا
2
Etty Asyiah Amir
18
12
20
13
63
مقبول
3
Fatimah
18
12
23
16
69
مقبول
4
Larasati
19
20
24
18
81
جيد جدا
5
Luthfiyah
19
20
24
28
91
ممتاز
6
Melia
19
12
18
22
71
جيد
7
Murniati
18
20
29
27
94
ممتاز
8
Nunung maryam
18
20
19
28
85
جيد جدا م
9
Sa'diyah
18
12
16
22
68
مقبول
10
Siri Rachmah
6
4
15
8
33
ناقص
11
Sri Suwarti Ningsih
13
6
11
16
46
ناقص
12
Surayya Ali
18
6
14
22
60
مقبول
13
Yeni Lismaini
19
18
28
27
92
ممتاز
14
Zaim Amanati
18
18
20
30
86
جيد جدا م